Kepedulian terhadap lingkungan paling baik ditanamkan sejak usia dini. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak adalah menanam pohon. Di kawasan wisata edukasi seperti Tampomas Eco Park, aktivitas semacam ini menjadi bagian dari pengalaman belajar yang tidak terlupakan.
Manfaat menanam pohon bagi anak
Kegiatan menanam mengajarkan tanggung jawab. Anak belajar bahwa makhluk hidup perlu dirawat agar tumbuh. Ia juga memahami rantai kehidupan sederhana: pohon menghasilkan oksigen, tempat tinggal hewan, dan kesejukan.
Selain itu, berkegiatan di tanah memberi stimulasi sensorik yang baik. Anak mengenal tekstur, bau, dan proses alam secara langsung, yang biasanya lebih membekas daripada sekadar membaca buku.
Cara melibatkan anak secara aktif
Berikan anak peran nyata seperti menggali lubang, menempatkan bibit, dan menyiram. Jelaskan tahapannya dengan bahasa sederhana dan sabar. Tanyakan perasaannya setelah kegiatan selesai agar ia menyadari bahwa aksinya berarti bagi lingkungan.
Program seperti ini juga bisa menjadi proyek sekolah yang mengasah kerja sama dan kecintaan pada bumi sejak dini.
Membentuk kebiasaan jangka panjang
Setelah menanam, lanjutkan di rumah dengan merawat tanaman sederhana. Biasakan memilah sampah dan menghemat air. Kuncinya adalah konsistensi dan keteladanan dari orang tua atau guru.
Dengan sering berinteraksi dengan alam, anak tumbuh menjadi pribadi yang peka lingkungan. Suatu saat, kebiasaan kecil ini akan berbuah menjadi kepedulian besar terhadap kelestarian bumi.